Artikel Sabilillah

Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kemdiknas
Ditulis pada 13-11-2011 05:04 oleh Mr. Administrator


DIKUTIP DARI INDO POS OLAHRAGA

12 Mar 2011
Indo Pos Olahraga

Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kemdiknas
Gantikan Sesama Alumni UM, Jabatan Sesuai Disiplin Keilmuan.

Guru Besar Universitas Negeri Malang (UM) ini memang pakar di bidang manajemen pendidikan dasar. Ia berpengalaman membangun TK-SD-SMP Islam Sabifillah Malang yang berkembang menjadi sekolah percontohan. Menggantikan posisi Dr. Mudjito AK, M.Si, yang juga alumni UM.    HENDRIYANTO, Jakarta

PENGANGKATAN Prof. Dr. Ibrahim Bafadal M.Pd sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdikas) menjadi topik pembicaraan hangat di kampus Universitas Negeri Malang (UM). Sebab, pria kelahiran Sumenep, 28 Desember 1964 ini menambah panjang daftar alumni UM yang mengabdi di Kemendiknas.

Uniknya, Ibrahim menduduki posisi Direktur Pembinaan SD menggantikan Dr. Mudjito AK, M.Si yang kemudian bergeser posisi menjadi Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemdiknas. Mudjito ini alumnus UM juga, persisnya dari Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Hmu Pendidikan.

Pejabat lain yang lulusan UM adalah Hamid Muhammad, M.Sc. Ph.D, kini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal (PAUDNI). Ia alumnus Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan.

Tapi tentu saja suami Naqilah ini diangkat menjadi Direktur Pembinaan SD bukan karena lulusan UM, melainkan kompetensinya yang memang pas menduduki posisi tersebut. Beliau adalah guru besar di bidang manajemen pendidikan dasar. Pria yang menyelesaikan program doktor di UM pada 1995 ini pernah menduduki posisi Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Dasar (MPD) Program Pasca Sarjana dialmamaternya.

Selain di bidang keilmuan. Ibrahim juga memiliki pengalaman yang luas di bidang yang sudah sejak lama digelutinya itu. Bersama beberapa rekan ia membangun TK-SD-SMP Islam Sabilillah Malang yang kini tumbuh menjadi sekolah percontohan. Sejak 1995, bapak tiga anak ini sering diminta sumbangan pikiran untuk berbagai program Kemdiknas. Singkatnya, Ibrahim adalah orang yang tepat di posisi Direktur Pembinaan SD.

Sejak dilantik pada 19 November 2010 lalu, direktur baru ini langsung tancap gas. Ia menegaskan bakal terus melanjutkan berbagai program unggulan yang sudah jalan sebelumnya. Misalnya olimpiade sains, olahraga dan seni antar-siswa yang digelar setiap tahun. Dia pun bisa fokus mengurusi pembinaan SD. Pasalnya, Direktorat Pembinaan SD tidak lagi bergabung dengan TK sejak perubahan struktur dilakukan November 2010 itu. "Saya ingin direktorat yang saya pimpin mencapai efektivitas, efesiensi, transparan dan akuntabel," kata Ibrahim.

Visi utama yang dicanangkan Ibrahim hingga akhir 2014 adalah mendirikan Sekolah Dasar Standar Nasional (SDSN) di tiap kecamatan seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 7000. Serta menyelenggarakan Rintisan Sekolah Dasar Bertaraf Internasional (RSDBI) di tiap kabupaten/kota yang berjumlah 500.

"Kami juga sedang konsentrasi membangun pendidikan karakter bangsa. Program pendidikan karakter ini akan dilaunching oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Mei mendatang, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkimas)," kata Ibrahim, (srv)

 

[Indeks Artikel]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang