Artikel Sabilillah

KEAJAIBAN MADU Oleh: Ferdian Ronilaya, ST, MSc
Ditulis pada 16-12-2011 09:08 oleh Yosman


Allah SWT telah memberikan informasi kepada manusia melalui Alqur'an surat An-Nahl ayat 67 - 68 bahwa madu mengandung zat-zat penyembuh bagi manusia.

  

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.” Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl: 67 – 68)

Allah SWT telah memberikan informasi kepada manusia melalui Alqur’an surat An-Nahl ayat 67 – 68 bahwa madu mengandung zat-zat penyembuh bagi manusia. Sekarang ini, pemeliharaan lebah (apiculture) dan produk-produk dari lebah telah membuka cabang riset baru  yang menarik perhatian para ilmuwan seluruh dunia. Para ilmuwan telah menemukan kelebihan dan khasiat madu yang diringkas sebagai berikut:

 

 

Madu sangat mudah dicerna (easily digested). Karena molekul gula di dalam kandungan madu dapat dikonversi menjadi bentuk gula yang lain (fruktosa, glukosa), madu sangat mudah untuk dicerna oleh perut yang sensitive meskipun madu memiliki kadar keasamannya tinggi. Hal ini akan membantu ginjal dan  usus halus berfungsi lebih baik.

Madu dapat bercampur (diffuse) dengan darah dengan sangat cepat. Hal ini berarti, madu merupakan penyedia energi yang lebih cepat (quick energy source) dibandingkan sumber makanan yang lain. Jika  dicampur dengan air (mild water), madu akan bercampur ke dalam aliran darah selama tujuh menit. Molekul gula dalam madu membuat kinerja otak berfungsi lebih baik karena otak adalah bagian tubuh yang mengkonsumsi gula paling banyak. Madu adalah sebuah komposisi alami dari gula seperti glukosa dan fruktosa. Berdasarkan riset ilmuwan terkini menyebutkan bahwa campuran unik antara glukosa dan fruktosa tersebut adalah media yang paling efektif untuk menghilangkan rasa lelah dan meningkatkan kinerja para atlit.

Madu membantu pembentukan darah. Madu mempunyai bagian terpenting dari energi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam pembentukan darah. Selain itu madu membantu membersihkan darah. Hal ini memiliki beberapa efek positif dalam pengaturan dan memfasilitasi sirkulasi darah dalam tubuh. Hal ini juga berarti bahwa madu berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pengapuran pada pembuluh nadi (arteriosclerosis).

Madu tidak memuat bakteri. Sifat Bactericide (bacteria – killing) madu dinamakan the inhibition effect. Ada beberapa alasan kenapa madu memiliki sifat anti – microbial ini. Sebagai contoh adalah: kandungan gula yang tinggi membatasi jumlah dari kebutuhan mikroorganisme air untuk pertumbuhan, tingkat keasaman yang tinggi (pH rendah) dan komposisinya menghalangi bacteria dari nitrogen yang diperlukan untuk proses reproduksi. Eksistensi dari hydrogen peroksida dan antioksidant dalam kandungan madu dapat mencegah pertumbuhan bakteri.

Madu sebagai antioksidan. Setiap orang yang ingin hidup lebih sehat harus mengkonsumsi antioksidan. Element ini mencegah reaksi bahan kimia yang merusak yang menyebabkan rusaknya sari makanan dan berbagai macam penyakit kronis. Para ilmuwan percaya bahwa makanan yang banyak mengandung antioksidan dapat mencegah penyakit hati dan kanker. Madu memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, yaitu Pinocembrin, pinobaxin, chrisin and galagin. Antioksidan jenis Pinocembrin hanya ada dalam kandungan madu. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B5 dan B6. selain vitamin, madu juga mengandung mineral seperti magnesium, potassium, calcium, sodium chlorine, sulphur, iron dan phosphate.

Madu dapat menyembuhkan luka. Madu dapat digunakan untuk menyembuhkan luka karena kemampuannya dalam menyerap kelembaban dari udara sehingga dapat mencegah birat luka. Hal ini karena madu mampu menstimulasi perkembangan sel epithelial yang berguna dalam pembentukan kulit baru diatas bekas luka. Madu juga memiliki kandungan aforementioned antimicrobial sehingga madu mampu memberikan perlindungan terhadap luka dari infeksi. Madu juga mampu membersihkan setiap infeksi dari luka.

Dari informasi-informasi di atas, ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa madu memiliki keajaiban dan khasiat yang berguna sebagai obat bagi manusia sebagaimana yang termaktub dalam Qur’an Surat An-Nahl ayat 67 – 68 shingga dapat kita simpulkan bahwa ini adalah salah satu Kebenaran yang tak terbantahkan dari Al Qur’an . (Allah Maha Mengetahui atas Segala Sesuatu).

 

[Indeks Artikel]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang