Artikel Sabilillah

Kolom Konsultasi Agama Oleh: Drs. KH. Mas'ud Ali, M.Ag
Ditulis pada 23-02-2012 10:39 oleh Yosman


Edisi Pebruari

PERTANYAAN :

Apa yang dimaksud dengan Suni dan Syiah dan apa perbedaannya?      Suwandi, Bantaran

JAWABAN :

Suni (Ahlu Sunah wal Jamaah) dan Syiah, adalah dua aliran dalam Islam yang sampai saat ini banyak diikuti oleh umat Islam di dunia termasuk Indonesia.

Aliran Suni atau Ali Sunah wal Jamaah yaitu faham yang mengikuti sunah Nabi Muhammad saw dan para Sahabat beliau, khususnya Khulafaur Rasyidin Abu Bakar Ashshiddiq , Umar ibn Al Khaththab, Usman ibn Affan radliyallahu anhum,  Ali ibn Abi Thalib karramallahu wajhah serta sahabat Nabi  lainnya.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw : “ Sesungguhnya Bani Israil telah terpecah menjadi tujuh puluh dua golongan dan umatku menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya masuk neraka kecuali satu yang selamat”. Para sahabat bertanya : “ Siapa yang satu selamat itu ya Rasulallah ?” Beliau menjawab : “(Yaitu) mereka yang berpegang teguh pada sunahku dan perilaku para sahabatku. (HR Turmudzi)

Maka golongan Suni adalah golongan yang mengikuti sunah Nabi Muhammad saw dan amaliah para sahabat beliau semisal Abu Bakar Ashshiddiq, Umar ibn Al Khaththab, Usman ibn Affan dan Ali ibn Abi Thalib serta sahabat Rasul yang lainnya.

Sedangkan Syiah, yang menurut bahasa berarti pengikut adalah aliran atau golongan yang menempatkan Ali ibn Abi Thalib sebagai orang pertama pewaris dan pemegang kekuasaan tertinggi sepeninggal Nabi Muhammad saw. Maka golongan Syiah menganggap Abu Bakar, Umar dan Usman  radliyallahu anhum yang menjabat Khalifah setelah Nabi wafat adalah tidak sah karena merebut kekuasaan yang seharusnya dijabat oleh Ali karromallahu wajhah.

Syiah terpecah dalam puluhan sekte. Ada sekte yang berkeyakinan bahwa sebenarnya yang akan diangkat oleh Allah menjadi nabi adalah Ali, tetapi malaikat Jibril keliru menyampaikannya kepada Muhammad ibn Abdillah, Bahkan ada sekte yang meyakini bahwa Ali ibn Abi Thalib itu jelmaan dari Tuhan atau bahkan Tuhan itu sendiri.

 

Perbedaannya, antara Suni dan Syiah adalah :

Golongan Suni atau Ahli Sunah wal Jamaah dalam keyakinan dan amaliahnya  mengikuti sunah Nabi Muhammad saw. ( Qur’an & Hadits ) dan amaliyah para sahabat Nabi tanpa melebih-lebihkan satu dengan lainnya. Sedangkan golongan Syiah dalam keyakinan dan amaliyahnya mengikuti imam tertinggi, yaitu Ali Ibn Abi Thalib karromallahu wajhah dan imam-imam  berikutnya.

Golongan Suni berpandangan bahwa Ahlul Bait adalah keluarga Nabi Muhammad saw. termasuk isteri-isteri, anak, menantu, mertua dan seterusnya. Sedangkan golongan Syiah berkeyakinan bahwa Ahlul Bait hanyalah  Nabi Muhammad saw. dan Aisyah radliayallahu anha, Ali ibn Abi Thalib dan isteri beliau, Fatimah radliyallahu anha serta keturunan beliau saja, sedangkan isteri-isteri Nabi yang lain, misalnya Khadijah, Khafshah, Juwairiyah dan mertua beliau, Abu Bakar Ashshiddiq dan Umar ibn Al Khaththab radliyallahuma tidak termasuk Ahlul Bait.

Masih banyak perbedaan prinsip antara keduanya, Suni dan Syiah antara lain tentang imamah, tafsir Al Qur’an, periwayatan Hadits dan lain-lain. Perlu diketahui bahwa Syiah bukan hanya golongan atau aliran tetapi juga gerakan militan. Negara Iraq misalnya yang sebelumnya dikendalikan oleh tokoh-tokoh Suni, sekarang sudah didominasi Syiah. Di Indonesia perkembangan Syiah cukup pesat, antara lain memiliki organisasi Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia yang disingkat IJABI, lembaga penerbitan buku yang sangat produktif “Al Mizan“, lembaga pendidikan “Al Muthohari“, dan di Malang Raya-pun sudah terbentuk IJABI Malang Raya.

[Indeks Artikel]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang