Berita Sabilillah

Rumah Singgah Sabilillah

 | dibaca 35 kali


Tingginya angka pasien yang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Malang, menjadikan pihak rumah sakit tidak mempunyai pilihan selain melakukan penertiban jadwal rawat jalan maupun rawat inap.

TINGGINYA angka pasien yang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Malang, menjadikan pihak rumah sakit tidak mempunyai pilihan selain melakukan penertiban jadwal rawat jalan maupun rawat inap. Hal ini akhirnya juga membawa imbas kepada beberapa pasien yang berasal dari luar wilayah Kota Malang. Banyak diantaranya keluarga pasien yang harus berkorban pulang pergi untuk mengantarkan keluarganya hanya untuk kontrol atau cek dilaboraturium di RS yang telah menjadi rujukan. Atau bahkan banyaknya pasien dari luar kota yang diharuskan menjalani rawat inap atau opname memunculkan permasalah baru bagi keluarga penunggu serta pihak rumah sakit sendiri. Adalah RSCM di Jakarta yang telah mendirikan rumah singgah khusus untuk pasien dan keluarga pasien sejak tahun 2013 lalu. Hampir sama dengan hal tersebut Yayasan Sabilillah melalui bidang sosial LAZIS Sabilillah berencana melaksanakan program serupa. Sedikit berbeda dengan yang sudah dilaksanakan di RSCM Jakarta, rumah singgah khusus keluarga pasien yang akan segera digarap oleh LAZIS

Sabilillah ini diinginkan menjadi jujukan keluarga pasien tidak hanya dari salah satu rumah sakit saja. “Harapan kami dengan tidak menyusahkan dari keluarga pasien yang membutuhkan, maksimal lokasi dari setiap rumah sakit tidak lebih dari 3 KM” Urai Ust. Sulaiman selaku Manager Operasional LAZIS Sabilillah. Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa di Kota Malang saja setidaknya ada 4 sampai 5 rumah sakit umum berskala  enengah

dan besar. Diantaranya RSU Saiful Anwar, RS Lavallete, RS. Soepraoen, RSI Unisma dan RSI Aisyiyah. Dengan pasien dari berbagai daerah khususnya RSU Saiful Anwar dipastikan pasien dan keluarga pasien membutuhkan tempat untuk sekedar beristirahat disekitar rumah sakit tempat keluarganya dirawat. Kami akan mempelajari secara khusus dalam hal pengelolaannya, yang jelas setiap keluarga pasien yang akan tinggal sementara di rumah singgah ini akan dicatat, di data serta wajib membawa surat rujukan dari rumah sakit tempat keluarganya dirawat. Dengan fasilitas yang disediakan kamar tidur, kamar mandi, listri dan air tanpa dipungut biaya sewa alias gratis menjadi patokan awal dari cita – cita di dirikannya rumah singgah ini. Saat ini lokasi utama untuk rumah singgah Insya Allah sudah ditetapkan, hingga catatan dan laporan ini ditulis masih dalam taraf persiapan untuk pembebasan rumah agar bisa segera direhab dan difungsikan secara penuh.  Alhamdulillah

lokasi rumah juga tidak terlalu jauh dari komplek Masjid Sabilillah hingga pengawasan serta pengontrolan kegiatan dan pemenuhan kebutuhan dapat dengan mudah dilakukan. Semoga dengan kerja keras dan usaha yang

terus menerus dilakukan akan dapat memberikan manfaat serta maslahat bagi setiap yang membutuhkan. (Red*)



Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang