Berita Sabilillah

Dari Keluarga Broken Home, Arek Jodipan Asuhan LAZIS Sabilillah Malang Ini Bisa Kuliah S2

 | dibaca 76 kali


MALANG KOTA Alwan Tafsiri Al
Izza, SFil, mungkin bisa menjadi sosok
yang menginspirasi. Pasalnya, salah satu
anak yatim asuhan LAZIS Sabililah ini akan
menuntaskan studinya di Program Studi S2
Ilmu Filsafat, Universitas Gajah Mada (UGM)
dalam waktu dekat.

MALANG KOTA – Alwan Tafsiri Al Izza, SFil, mungkin bisa menjadi sosok yang menginspirasi. Pasalnya, salah satu anak yatim asuhan LAZIS Sabililah ini akan

menuntaskan studinya di Program Studi S2 Ilmu Filsafat, Universitas Gajah Mada (UGM) dalam waktu dekat. Perjalanan panjang dan kisahnya yang sempat berliku, tak menghalangi keinginan kuat lelaki asal Jodipan, Kota Malang tersebut untuk mengejar dunia pendidikan. Bahkan, ia berencana untuk melanjutkan pendidikan S3 di bidang yang sama sampai ke luar negeri. “Saya dari keluarga broken home. Dari beberapa tahun yang lalu bapak saya meninggal dunia. Asal saya jodipan. Daerah yang dulunya kumuh dan seperti itulah keadaannya,” jelas lelaki 24 tahun itu dalam acara soft opening Rumah Yatim Produktif
LAZIS Sabilillah. Ia bercerita bagaimana saat duduk di bangku MTsN 1 Kota Malang, sempat bingung bagaimana untuk melanjutkan. Kemudian, ia mampu melanjutkan sekolah ke MAN 3 Malang (sekarang MAN 2 Malang) atas bimbingan dan bantuan dari lembaga zakat, LAZIS Sabilillah. Atas ketekunan dan kemandiriannya, kisah Alwan terus berlanjut hingga melanjutkan studi S1 di Prodi Ilmu Filsafat, UGM. ” Alhamdulillah dimudahkan, dan dapat beasiswa bidik misi sehingga tak bingung untuk biaya kuliah,” bebernya Selain itu, ia juga berhasil mendapat predikat lulusan terbaik atas IPK 3.91 dengan waktu lulus 3 tahun 10 bulan. Sembari menempuh S1, untuk menghemat biaya ia memutuskan untuk menjadi seorang penjaga masjid, selama 6 tahun di Masjid Baitul Karim, Jogjakarta yang juga dipakainya sebagai tempat tinggal. Usai menyandang gelar sarjana, ia masih berkeinginan untuk melanjutkan studi S2 di kampus yang sama, UGM. Meski bukan lagi dengan beasiswa. “Saya berkeinginan meneruskan S2 waktu itu. Alhamdulillah, ada donatur menanggung seluruh biaya untuk S2 di UGM. Kami
bertemu di masjid dan sekarang sudah jadi orang tua,” tambahnya Ia berharap juga meminta doa dan dukungan agar bisa meneruskan ke jenjang S3 di Jerman.
“Selama ini tak lepas dari LAZIS Sabilillah. Kami anak asuh LAZIS Sabilillah mengucapkan terimakasih. Adanya rumah ini, semoga selalu dimudahan dan berjalan dengan sebaik-baiknya,” tutup Alwan. (Radarmalang.id)


Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang