Ekonomi Islam

Saatnya Hijrah Menjadi Wirausaha

hari hari ini ummat Islam lagi merayakan tahun baru dalam kalender Islam 1437 hijriyah. Berbagai aktivitas dilakukan menyambut datangnya bulan Muharram.

Mulai dari yang bernilai ekonomi, penguatan ghiroh keagamaan sampai pada ragam budaya (beraih deso, suroan, dan lain sebagainya). Bulan yang menurut Rasulullah saw merupakan bulan-bulan terbaik diantara dua belas bulan dalam kalender Islam. Bahkan dalam suatu hadits disebutkan bahwa salah satu masa puasa yang baik diluar bulan ramadlan, adalah puasa di bulan muharram. Dalam sejarah Islam, bulan Mu- harram adalah tonggak dimulainya sejarah baru dalam metode da’wah Ra- sulullah Muhammad saw. Hijrahnya beliau dari kota Makkah ke Madinah al munawaroh, tidak sekedar ritual perpindahan tempat tinggal, akan tetapi mengandung kebulatan tekad untuk berubah dalam mendakwahkan Islam yang kemudian berkembang pesat sebagaimana yang kita saksikan saat ini. Praktek hijrah Rasulullah saw telah mem bawa perubahan signifikan dalam perkembangan Islam di tanah Arab. Dalam waktu dekat ummat Islam bertambah berlipat. Rasulullah saw di Madinah diterima dengan tangan terbuka oleh penduduk Yasrib (sekarang Madinah) dan mendapatkan keleluasaan dalam me ngem bangkan Islam dan mengajak pada kebaikan. Kehidupan Rasulullah saw dan ummatnya pun makin baik. Memang proses ini membutuhkan pengorbanan yang besar dan tekad yang kuat untuk berubah. Bisa dibayangkan waktu yang dibutuhkan Rasulullah saw untuk sampai Madinah al munawaroh dari makkah al mukarromah, sementara sarana dan prasarana jalan serta alat transportasi masih sangat sederhana dengan medan yang sangat berat. Sekarang saja dengan sarana dan prasarana yang baik, alat transportasi yang memadai, jika melalui jalur darat harus ditempuh sekitar enam (6) jam. Bayangkan dahulu dilakukan dengan menggunakan bantuan hewan onta yang kita tahu semua berapa kemampuan maksimal kecepatannya. Namun demikian, Rasulullah saw mampu menjalaninya dengan baik. Sesampainya di Madinah, banyak hal yang patut direnungkan untuk diambil hikmahnya. Setidaknya ada tiga hal yang diajarkan Rasulullah saw ketika beliau sampai kota Madinah, setelah melalui perjalanan panjang yang melelahkan. Pertama, Rasulullah saw tidak langsung beristirahat tetapi membuat keputusan penting, dimana untanya berhenti disitulah beliau akan membangun masjid. Ini menunjukkan betapa pentingnya membangun ideology untuk menjadikan ummat Islam lebih baik. Bangunan masjid setidaknya menggambarkan keinginan adanya pusat dakwah Islam, pusat diskusi, pusat kajian, dan lain sebagainya. Dengan adanya masjid, setidaknya terdapat sarana Rasulullah saw berkumpul dan berdiskusi dengan ummatnya untuk semua persoalan kehidupan baik yang bersifat ukhrowi maupun duniawi. Kedua, para sahabat yang mendampingi Rasulullah saw ketika ditawari harta benda, tidak berkenan. Para sahabat justru menyatakan “berikan kami tempat berusaha dan kami akan dapat memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejateraan kehidupan kami”. Ini memberikan pembelajaran pentingnya kehidupan mandiri melalui berdagang (baca wirausaha) dan menghindari ketergantungan terhadap orang lain. Tidak hanya diucapkan, tetapi para sahabat betul-betul membuktikan dengan wujud usaha dan keberhasilan dalam mengelola usaha. Ketiga, pertemuan sahabat muhajirin dan ansor dan kemudian mempersatukan diantara keduanya, semakin meningkatkan jangkauan pasar usaha yang dilakukan. Peningkatan pangsa pasar ini sudah barang tentu dapat meningkatkan omset penjualan dan membuat usaha yang dijalankan tumbuh dan berkembang. Disinilah Rasulullah saw secara tidak langsung mengajarkan pentingnya jaringan dalam bisnis. Dengan jaringan yang baik : pangsa pasar dapat diperluas, kecepatan dan ketepatan produk sampai ditangan pelanggan, efisiensi biaya dan berbagai kemanfaatan lainnya. Setiap kejadian pasti ada hikmah yang baik, jika kita mampu mengambilnya sebagai proses pembelajaran kehidupan. Bagitu juga kejadian hijrahnya Rasulullah saw yang kemudian menjadi dasar perhitungan bulan pertama dalam kalender hijriyah. Banyak pelajaran yang dapa dipetik, banyak contoh yang perlu diteladani dan banyak berbagai hal baik lain yang bisa digali oleh ummat Islam. Bagaimana dengan anda?

Last Update: 29-10-2015 06:42

 [Indeks]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang