Ekonomi Islam

Saat menjalankan USAHA, JANGAN LUPA SHOLAT

  Dalam beberapa kali perjalanan ke Madinah dan Makkah, ada satu hal selalu saya perhatikan. Perilaku bangsa arab ketika berdagang . Mereka akan segera tinggalkan dagangan begitu terdengar panggilan sholat melalui muadzin dari masjid al haram di makkah atau masjid nabawi di madinah. Sungguh pemandangan yang indah sekali Begitu muadzin mengucap Allahu akbar Allahu Akbar . Para Pedagang dengan kesadaran penuh segera menutup kios dan kemudian bersegera untuk menjalankan ibadah sholat wajib. berduyun duyun masyarakat berangkat menuju masjid untuk beribadah . sungguh pemandangan yang indah.

Sayangnya pemandangan semacam ini akan sulit di temukan di Indonesia . Pedagang tetap asyik menggelar dagangan ketika adzan panggilan sholat berkumandang . begitupun pembeli, masih asyik memilih barang barang yang diinginkan . warung-warung juga masih saja menyiapkan makanan untuk para pelanggan yang tetap asyik mengantri . Seperti tiada keinginan untuk segera beranjak menuju tempat beribadah . ada atau tiada adzan sepertinya sama saja tidak berpengaruh .
Perbedaan pemandangan dalam dua situasi dan dua Negara ini sungguh membuat kita berfikir . apa yang sebenarnya terjadi dengan negeri ini, kenapa panggilan sholat tak memperoleh respon yang cepat, dan seabrek pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Perlukah aparat untuk menegakkan ini semua?
Namun demikian, usaha yang dijalankan ummat islam tentu harus mengenal rambu-rambu yang tidak boleh di langgar . Misalnya dari aspek hukum, feasibilitas usaha, maupun dari aspek social. Tidak kalah pentingnya aspek yang berkaitan dengan manajemen waktu. 
Sungguh islam menggariskan sesuatu yang sangat lengkap . kalau ada panggilan datanglah segera, dan begitu selesai memenuhinya bersegeralah memulai usaha kembali . dengan demikian terpenuhi kedua duanya . Berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan sarana ibadah tanpa meninggalkan kebutuhan yang paling utama, yaitu kebutuhan rohani untuk selalu menghambakan diri kepada Allah SWT dzat yang maha agung,
bagaimana dengan kita semua?
 
Oleh : Noor Shodiq Askandar (Wakil Rektor 2 UNISMA)


Last Update: 25-06-2018 07:10

 [Indeks]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang