Lain-lain

Terima Kasih Saya Bisa Pulang

BEBERAPA bulan yang lalu Sep- tember 2012 kami kedatangan musafir yang bernama Helmy Bafadal yang akrab dengan panggilan HELMY.

Ia berasal dari Kota Lombok yang ingin mengadu nasib di Kota Malang. Memang cobaan yang diberikan oleh Allah kepada hambanya bermacam- macam salah satu diantaranya adalah apa yang dialaminya. Salah satu tas yang dititipkannya dibawa lari oleh temannya. Diantaranya berisi dompet, uang, KTP dan SIM serta beberapa dokumen- dokumen penting lainnya.
Helmy bercerita bahwa dulu ia pernah bekerja sebagai sopir angkot di Lombok merasakan kerasnya hidup didaerah dengan penghasilan prosentase antara ia dan pemilik kendaraan yang tak sepadan membuat anak semata wayang ini ingin merubah nasib diperantauan yakni Kota Malang. “Awalnya Saya memang diajak dan ditawari untuk ikut bersama teman sekampung saya yang sudah pernah ke- sini Pak”. Tutur Helmy. Selang beberapa hari, setelah ber- pamitan kepada ibunya ia berangkat bersama temannya “Awalnya naik bus Pariwisata sampai ke  pelabuhan Bali, dari Bali menyeberang lagi pak ke Banyuwangi. Setelah dari Banyuwangi kami transit di Surabaya, distasiun kereta di Surabaya entah apa namanya. Dari situ kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Kota Malang”, nah sesampainya di Kota Malang inilah pak, saya seperti sekarang ini”. Tambahnya lagi. Yah setelah distasiun itu ia dan temannya beristirahat dilokasi area sta- siun sambil menunggu pagi. Ia sedikit terkejut ketika ia dibangunkan oleh petugas stasiun keesokan harinya.  Dan  ia baru tersadar kalau salah satu tas bawaanya telah tiada. Setelah melapor ke petugas stasiun setempat akhirnya ia disarankan untuk menemui pen- gurus LAZIS Sabilillah di Masjid Sabilillah untuk meminta bantuan agar bisa pulang kembali ke daerah asalnya. Ada sedikit hal yang menarik
ketika LAZIS Sabilillah menawarkan untuk membelikan tiket pulang ke daerah asal, ia menyampaikan bahwa sebenarnya ia ingin bekerja dulu untuk mengumpulkan uang dengan hasil jerih payahnya sendiri. Karena ia merasa bah- wa ia pernah berjanji pada ibunya untuk bisa pulang dengan membawa hasil. Tanpa banyak pertimbangan akh- irnya untuk sementara waktu lembaga memberikan kesempatan padanya untuk membantu di Masjid Sabilillah dalam pelayanan kepada jama’ah. Alhamdulillah dalam beberapa hari ternyata ia semangat sekali membantu di Masjid dalam pelayanan pada jama’ah, diantaranya ikut membantu membersi- hkan tempat wudhu, kamar mandi dan banyak lainnya. Sesuai dengan kon- sekuensi yang dijanjikan oleh lembaga akhirnya tim LAZIS Sabilillah pun men- gantarkan dan membelikan tiket serta memberikan sedikit uang saku sebagai bekal pulang ke daerah asalnya. Begitu banyak pengalaman dan pela- jaran hidup setelah beberapa hari mem- bantu di Masjid Sabilillah tutur Helmy, “ saya tidak akan melupakan bapak – bapak  dan teman REMAS Sabilillah yang telah membimbing saya dan membantu saya baik dari segi moril maupun materil“. “Saya akan mengingat ini semua sebagai pelajaran hidup saya pak? “ teri- makasih untuk semuanya, semoga amal bapak – bapak  semua diterima oleh Allah SWT sebagai amalan yang sholih.  Amin.



Last Update: 26-09-2014 02:54

 [Indeks]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang