Lain-lain

Lupa Jumlah Rakaat Dalam Shalat Tidak Bisa Hanya Diganti Dengan Sujud Sahwi

Lupa Jumlah Rakaat Dalam Shalat Tidak Bisa Hanya Diganti Dengan Sujud Sahwi Diasuh oleh: Drs KH Mas’ud Ali MAg Ketua Yayasan Sabilillah

Pertanyaan: Assalamualaikum Wr. Wb. Yai, bagaimana hukumnya jika dalam sholat berjamaah imam Sholat salah / lupa akan jumlah rakaatnya, sedangkan tidak ada yang mengingatkan. Apakah sah sholatnya? Jika kemudian ada yang memberi tahu kesalahan tersebut seusai sholat berjamaah apa yang harus dilakukan? Mengulangi sholat lagi kah? Atau cukup sujud sahwi? Atau harus bagaimana ? Mohon penjelasan. Jawaban: Jumlah rakaat dalam shalat adalah termasuk rukun. Meninggalkan salah satu rukun dalam semua ibadah termasuk shalat hukumnya tidak sah. Dalam kasus yang anda tanyakan,yaitu imam shalat salah/kurang jumlah rakaatnya tetapi tidak ada makmum yang mengingatkan sampai dengan salam (shalat sudah selesai). Setelah itu ada yang memberi tahu kekurangan tersebut. Apa yang perlu ditempuh? Dalam hal yang demikian Imam dan makmum perlu berdiri lagi menyempurnakan kekurangan rakaat shalatnya tersebut. Kalau kurang dua rakaat, ya shalat lagi dua rakaat disertai dengan sujud sahwi. Demikian pula kalau kekurangan rakaat shalatnya satu rakaat ya diulang shalat satu rakaat lagi disertai sujud sahwi. Hal ini pernah terjadi pada zaman Rasulullah saw. sebagaimana diriwayatkan olen Abu Hurairah RA sebagai berikut : Nabi saw melakukan salah satu dari dua shalat sore hari hanya dua rakaat, lalu mengucapkan salam. Kemudian beliau berdiri menuju ke sebuah tonggak kayu di depan masjid lalu meletakkan tangan di atasnya, sedangkan diantara kaum ( makmum ) terdapat Abu Bakar dan Umar RA, tetapi keduanya merasa segan berbicara kepada beliau. Kemudian keluarlah orang-orang yang tergesa seraya mengatakan: “Shalat telah dipersingkat”. Di antara kaum itu terdapat seorang laki-laki yang sering dipanggil oleh Nabi saw. dengan nama julukan Dzul Yadain. Lalu laki-laki itu berkata : “ Wahai Rasulullah apakah engkau lupa, ataukah shalat telah diperpendek?. Nabi saw. menjawab: “ Aku tidak lupa dan shalat tidak diperpendek”. Lelaki itu berkata : “ Memang benar engkau telah lupa”. Maka Nabi saw. shalat lagi dua rakaat lalu salam. Kemudian Nabi saw. bertakbir dan melakukan sujud seperti sujud sebelumnya atau lebih lama. Lalu beliau mengangkat tangannya seraya bertakbir. (HR. Bukhari dan Muslim)

Last Update: 17-10-2015 05:19

 [Indeks]
Home | Profil | Daftar donator | LSES | Berita | Kontak
Visit us Online:  Facebook Youtube
Hak Cipta 2013 LAZIS Sabilillah Malang