Peluncuran Rumah Yatim Produktif LAZIS Sabilillah

28-08-2018 07:24
LAZIS Sabilillah meluncurkan Rumah Yatim Produktif di Jl Ikan Piranha Atas, Kota Malang, Jatim. Rumah yang dibeli dan direnovasi dengan dana bantuan donatur LAZIS Sabilillah ini akan difungsikan untuk pengembangan prestasi khusus anak yatim.

LAZIS Sabilillah meluncurkan Rumah Yatim Produktif di Jl Ikan Piranha Atas, Kota Malang, Jatim. Rumah yang dibeli dan direnovasi dengan dana bantuan donatur LAZIS Sabilillah ini akan difungsikan untuk pengembangan prestasi khusus anak yatim. Ketua Yayasan Sabilillah Prof Mas’ud Said menyampaikan, pembangunan dan pembelian rumah ini murni atas donasi dari donatur LAZIS Sabilillah. Sejak dibuka donasi untuk pendirian rumah yatim ini, LAZIS Sabilillah berhasil mengumpulkan hampir Rp 2 miliar. ’’Dana inilah yang dipakai untuk membeli dan merenovasi Rumah Yatim Produktif ini. Terima kasih banyak untuk para donatur,’’ jelas Mas’ud dalam sambutan soft launching Rumah Yatim Produktif Sabtu, 28 Juli 2018. Di dalam bangunan ini telah dipersiapkan sejumlah kamar yang nantinya akan dimaksimalkan pembinaan di dalamnya. Target awal mungkin 12 sampai 15 anak – anak khusus putra. Lanjut Mas’ud. Rumah Yatim Produktif ini dibuat untuk kepentingan produktif dan sustainable. Artinya, anak yatim yang menghuni di sini diajak untuk berprestasi di segala bidang. ’’Yang mau terus mengejar prestasi, bisa menempati rumah ini. Yang mau melanjutkan studi S1 kami biayai. Bahkan sampai jenjang S2 dan S3. Di rumah yatim prestasi inilah mereka bisa tinggal atau menjadikan rumah ini basecamp-nya,’’ jelas Mas’ud. Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabilillah Prof KH Moch Tholchah Hasan menyampaikan, bahwa rumah yatim ini dibuat untuk mencetak generasi yatim yang berprestasi dan berkualitas. “Di sinilah mereka dibentuk karakternya. Mulai dari menghafal Alquran, penempaan mental dan spiritual. Rumah ini jadi pusat mereka menjadi manusia yang berkualitas,’’ tandasnya. Kiai Tholchah mengatakan, kehidupan anak yatim secara batin dan psikis sangatlah prihatin. Kondisi ini membuat mental mereka down. Padahal banyak dari anak-anak yatim ini yang memiliki kapasitas IQ luar biasa. Namun karena mentalnya sudah kurang baik sejak kecil, para anak yatim ini menjadi minder dan akhirnya kurang berprestasi. ’’Saya juga terlahir yatim. Jadi saya merasakan betul suasana batin mereka. Saat inilah mereka membutuhkan support dan motivasi tinggi. Juga belaian orang-orang yang peduli. Di Rumah Yatim inilah tempat mereka. Karena Rumah Yatim Produktif Sabilillah ini dibuat dan didirikan,’’ ujar Kiai Tholchah. Dalam kesempatan ini, M. Alwan, salah satu yatim binaan LAZIS Sabilillah memberikan testimoninya. Mahasiswa yang baru lulus Pasca Sarjana UGM ini menceritakan perjalanannya dari ditinggal ibu bapaknya hingga lulus master bidang filsafat. ’’Perjuangan begitu panjang. Namun kesabaran dan ketelatenan kakak-kakak di LAZIS Sabilillah telah menempa saya untuk terus berjuang. Mereka memberi motivasi, semangat, dan bantuan moril materiil. Semangat seperti inilah yang sesungguhnya ditunggu- tunggu anak anak yatim sekarang,’’ papar Alwan. Dalam soft launcing itu tampak hadir pejabat Pemkot Malang yang diwakili Kabag Kesra, dari unsur TNI tampak Danramil Blimbing dan perwakilan Polres Malang Kota, serta ratusan donatur LAZIS Sabilillah Malang dan masyarakat sekitar. Peluncuran ditandai dengan pemotongan tumpeng. (*)